Sistem Hydroponic dengan Konsep Indoor Vertical Farming

Keterbatasan lahan adalah sebuah kendala dan permasalahan untuk masyarakat urban (Urban People) yang menyukai kegiatan bertani atau bercocok tanam. Permasalahan lain adalah cuaca yang menjadi faktor utama berhasil atau gagalnya sebuah panen. Dan juga, lahan yang terbatas mempengaruhi media tumbuh yang cenderung menjadi faktor penghambat kuantiti produktivitas komoditas komoditas pertanian, salah satunya komoditas sayuran.

Berdasarkan permasalahan yang diungkap di atas, perlu adanya teknologi sistem hydroponic yang integrasi antara bercocok tanam dengan sistem sanitasi otomatis. Integrasi kedua sistem tersebut dikenal dengan istilah “hydroponic”. Sistem pendukung hydroponic dengan konsep Indoor vertical farming bergantung pada berbagai faktor yang akan dijelaskan berikut di bawah ini :

MENGENAL LEBIH JAUH SISTEM HYDROPONIK INDOOR VERTICAL FARMING.

Hydroponic merupakan sistem bercocok tanam yang menggunakan sistem sanitasi, pemberian nutrisi, dan pemeliharaan yang otomatis. Sistem hydroponic dengan konsep Indoor Vertical Farming bersifat ramah lingkungan, karena tidak menggunakan tanah, sistem irigasi yang rapi, dan yang paling utama adalah steril dan bersih karena tidak menggunakan pestisida.

POTENSI SAYURAN HYDROPONIC INDOOR VERTICAL FARMING SEBAGAI MASA DEPAN PERTANIAN.

Sayuran hydroponic dengan konsep indoor vertical Farming memiliki kelebihan dalam proses penanaman benih sampai proses panen. Dalam langkah produksi, sayuran hydroponic diberikan perawatan dan perhatian yang ekstra namun mudah untuk dilakukan oleh semua orang. Sehingga sayuran bisa dihasilkan dengan kuantiti dalam jumlah besar, bersih dan berkualitas, segar, dan sehat.

Sayuran yang dihasilkan pun bisa beragam tergantung apa yang mau kita hasilkan, ada beberapa sayuran yang dapat ditanam menggunakan sistem hydroponic Indoor Vertical Farming, yaitu kangkung, lollo rossa, romaine, bayam merah, pakcoy / bokcoy, kale Lacinato, curly kale, kalian, baby butterhead, horenzo (bayam jepang), baby spinach , selada keriting.

FAKTOR PENDUKUNG YANG MEMPENGARUHI SISTEM HYDROPONIC INDOOR VERTICAL FARMING.

Benih yang berkualitas, cahaya dan udara yang tepat, suhu dan kelembaban udara yang tepat, sistem irigasi yang baik dan rapi, adalah faktor pendukung penting dalam menghasilkan sayuran yang berkualitas. Teknologi juga salah satu faktor utama yang mendukung karena dengan teknologi yang canggih semua aspek pendukung diatas dapat dilakukan secara otomatis sehingga mempermudah semua orang untuk bisa menerapkan bercocok tanam / bertani dengan sistem hydroponic dengan konsep indoor vertical farming yang sama – sama berkualitas dari segi sayuran yang dihasilkan.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to get 15% discount